Cara Menghitung Kwh Meter PLN Prabayar | Token PLN

token pln

Kwh Meter PLN Prabayar – Bila Agan menggunakan kwh meter PLN prabayar maka diperlukan suatu penghitungan untuk mengetahui berapa kwh yang akan Agan dapatkan setelah membeli token PLN baik di AriefPulsa atau di distributor lain.

Kwh meter PLN Prabayar akan didapatkan setelah Agan mengisi token PLN pada mesin meter listrik Agan. Nominalnya disesuaikan dengan nominal pembelian yang Agan beli. Jika belum mengetahui cara mengisi token pln atau pulsa listrik  Agan bisa membaca artikel Ane ini : Token PLN – Pulsa PLN Listrik Prabayar.

Tujuan PLN menyediakan layanan listrik prabayar diantaranya yaitu penghematan listrik negara. Karena pemakaian Listrik yang berlebihan bisa merugikan nilai subsidi listrik yang diberikan oleh pemerintah yang seharusnya bisa digunakan untuk men-subsidi kebutuhan rakyat lainnya seperti bahan makanan pokok dan kebutuhan lainnya.

Dengan Token PLN atau listrik prabayar kita bisa mengatur sendiri nilai pemakaian listrik yang ingin kita gunakan. Hal ini turut membantu kita dalam me-manage pengeluaran dan melakukan penghematan listrik karena semua pemakaian listrik bisa kita perkirakan dan kalkulasi dengan baik.

Berikut ini adalah tabel rumus perhitungan token PLN disesuaikan dengan Kwh meter prabayar yang Agan miliki. Semakin besar daya yang Agan gunakan maka semakin besar pula kwh/rupiah yang akan Agan tanggung.

Tarif Daya Rp/Kwh
Bisnis B1 2.200 905
Rumah Tangga R1 5.500 890
Rumah Tangga R1 2.200 795
Bisnis B1 1.300 795
Rumah Tangga R1 1.300 790
Sosial S2 3.500 755
Sosial S2 2.200 650
Bisnis B1 900 630
Sosial S2 1.300 605
Rumah Tangga R1 900 605
Bisnis B1 450 535
Sosial S2 900 455
Sosial R1 450 415
Sosial S2 450 325
Rumah Tangga R1 diatas 6.600 1.330
Bisnis B1 5.500 1.100

Rumus perhitungan nilai kwh yang akan kamu dapatkan setelah membeli di token pln adalah sebagai berikut :

NB :

Adm Bank : Besaran nilai biaya administrasi Bank sebagai penyedia PPOB. Besaran adm tergantung pada Bank penyedia. Pada umumnya berkisar antara Rp.1.600 per transaksi.

Biaya PPJ :  Persentase Pajak Penerangan Jalan.  Nilainya bisa berbeda pada tiap daerah atau wilayah. Nilai maksimumnya adalah 10% dari nominal setelah dikenakan bea admin Bank. Contoh untuk daerah Samarinda yang terletak pada regional Kalimantan Timur/Tarakan, besar PPJ merupakan salah satu yang tertinggi yakni 10%.

TDL : Merupakan Tarif Dasar Listrik dibagi beban kwh (Kilo Watt Hour). Besarannya berdasarkan pada kelompok pelanggan dan daya listrik (Lihat tabel diatas).

Ilustrasi – Kita lihat salah satu contoh perhitungan Nilai Kwh yang akan diperoleh pelanggan pada regional Samarinda dengan daya listrik 900W/R1 dengan pembelian nominal token pln Rp. 50.000 Berdasarkan pada rumus perkiraan diatas maka jumlah KWH yang akan diperoleh adalah sebagai berikut :

Kwh = (50.000 – 1.600 – 4.840) / 605 kwh

Kwh = Rp. 43.560 / 605 kwh,

Total Kwh yang didapat = 72,00 kwh

Demikianlah informasi cara perhitungan pulsa listrik yang akan Agen perlukan dalam melakukan perhitungan sebelum membeli. Jangan khawatir, Token PLN di AriefPulsa sangat murah harganya, berbeda dengan harga beli di ATM atau di minimarket yang harganya lebih mahal. Klik tombol Biru dibawah ini untuk membeli token PLN atau pulsa listrik prabayar.

Terima kasih. Wassalam….. Semoga Bermanfaat.

Mau Beli Pulsa, Token PLN, Voucher Game? Klik disini

Protected by Copyscape Duplicate Content Penalty Protection

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply